AL QUR'AN

"Dan Al Qur'an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat." (Al Qur'an, 6:155)

NURSING

Kemampuan seorang perawat dalam pemberian terapi pengobatan pada pasien ternyata tak kalah dengan dokter. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat, terutama dalam kondisi keterbatasan tenaga dokter.

BISNIS KAOS

Kami melayani pemesanan kaos couple, kelas, angkatan, ataupun komunitas. , Harga cuman 60 ribu/Kaos, Pemesanan bisa sms 085721265252 FB : http://www.facebook.com/pages/Bisnis-Kaos/318312428215504 e-mail : the_slettinkdoll@yahoo.co.id.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Kajian Al-qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Al-qur'an. Tampilkan semua postingan

31 Mei 2012

Jangan Galau, Allah Selalu Menyertaimu! "WAJIB DIBACA"


MENGELUH, hampir menjadi fenomena di negeri mayoritas Muslim ini. Ironisnya mengeluh itu menimpa hampir semua tingkatan usia; mulai remaja sampai dewasa juga pria dan wanita. Akibatnya tidak banyak yang bisa dilakukan oleh mereka yang suka mengeluh, kecuali hal-hal yang akan semakin membuat jiwa dan akalnya terus melemah. Sehari-hari waktu yang dilalui hanya diisi curhat dari satu orang ke orang lain dengan memaparkan beragam masalah yang sedang membelitnya.
Padahal waktu dan kesempatan datang setiap hari. Bahkan sekiranya mereka mau membaca firman Allah (Al-Qur’an) tentu mereka akan dapati jawaban atas setiap masalah yang dihadapinya. Ketika didorong untuk membaca Al-Qur’an jawabnya tidak mengerti bahasa Arab. Loh bukannya kini sudah sangat banyak Al-Qur’an terjemah. Mengapa tidak dibaca juga?
Sementara Allah dengan tegas berfirman;
“Karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al-Qur’an itu. Sesungguhnya (Al-Qur’an) itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman. (QS. Huud [11]: 17).
Dalam ayat lain Allah SWT juga tegaskan bahwa Al-Qur’an itu kitab suci yang tidak ada keragu-raguan di dalamnya petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa (QS. Al-Baqarah [2]: 2).
Jadi sebenarnya sederhana sekali, masalah apapun yang kita hadapi solusinya ada di dalam Al-Qur’an. Ibarat manusia ini robot maka Al-Qur’an ini adalah petunjuk manual bagaimana mengoperasikan robot itu. Bagaimana tanda-tanda robot yang kekurangan baterai (iman) misalnya. Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengisi dayanya kembali. Bagaimana jika ada robot yang mati (semangatnya). Apa yang harus dilakukan. Jawaban semua itu ada di dalam buku manual tadi (Al-Qur’an).
Mari perhatikan pernyataan Nabi Ibrahim di depan orang-orang kafir ketika menjelaskan siapa Allah SWT. ketika itu Nabi Ibrahim sedang memberi peringatan kepada penyembah berhala bahwa apa yang mereka anggap tuhan itu adalah keliru (sesat). Lalu Nabi Ibrahim menjelaskan perihal Allah SWT yang sebenar-benarnya Tuhan yang harus disembah.
Ibrahim berkata;“(Yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku. Dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku. Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku. Dan Yang akan mematikan aku. Kemudian akan menghidupkan aku (kembali). Dan yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat”. (QS. As Syu’ara [26] : 78 – 82).
Ayat tadi menggambarkan secara gamblang bagaimana Allah benar-benar mengerti segala kebutuhan, keresahan, kerisauan, kegalauan, dan seluruh suasana hati setiap manusia. Hanya saja Allah akan mendatangi jiwa-jiwa yang diliputi keimanan kuat dan mengabaikan jiwa manusia yang kerdil lagi tidak pernah memohon kepada-Nya.
Kepada mereka yang imannya kuat Allah berikan satu jaminan agar tidak takut dan bersedih hati.
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”. (QS. Ali Imran [3]: 139).
Jadi mari kita kembali kepada Allah dengan sungguh-sungguh memahami ayat-ayat Al-Qur’an. Sungguh Allah menjawab setiap masalah kita.
Ketika kita mengeluh, maka akan selalu ada jawaban dari Allah SWT untuk kita. Misalnya, “Rasanya aku tidak mampu menghadapi masalah seperti ini, berat terasa oleh ku. Sungguh aku tak sanggup lagi.” Sungguh Allah menjawab;
“Jika Allah menghendaki sesuatu, Allah cukup berkata jadi maka jadilah” (QS. 36 : 82).
Ketika kita mengeluh, “Aku terlalu lelah” Allah menjawab, “Aku ciptakan tidurmu untuk istirahatmu.” (QS. 78 : 9).
Ketika kita mengeluh, “Aku tak sanggup lagi, aku tak mampu lagi, semua sudah tidak mungkin kuhadapi” Allah menjawab, “Allah tidak membebankan sesuatu kepada hamba-Nya, melainkan sesuai kemampuannya” (QS. Al Baqarah [2] : 286).
Ketika kita mengeluh, “Berbagai upaya sudah saya lakukan tapi hasilnya nihil. Saya benar-benar stress dibuatnya” Allah menjawab;
“Hanya dengan mengingat Aku maka hati menjadi tenang.” (QS. 13 : 28).
Bahkan ketika kita mengeluh, “Aku sudah tidak ada gunanya lagi, untuk apa aku hidup” sungguh Allah telah menjawab;
“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat dzarah, niscaya ia akan melihat balasannya.” (QS. 99 : 7).
Jika demikian untuk apa kita mengeluh, bukankah Allah telah menjawab semua bakal keluhan umat manusia. Maka dari itu biasakanlah diri untuk benar-benar mempelajari Al-Qur’an dengan baik. Sungguh Al-Qur’an itu menjawab setiap masalah. Maka ambillah obat atau madu darinya.
Sebenarnya mengeluh atau tidak itu adalah pilihan hati. Hati yang senantiasa dihiasi dengan bacaan Al-Qur’an insya Allah terhindar dari sikap kerdil, lemah, lesu, letih, lunglai, dan tak berdaya. Sementara hati yang sepi dari bacaan Al-Qur’an akan sangat mudah terganggu oleh dinamika kehidupan sehingga sulit menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur.
Terhadap orang yang pandai bersyukur Allah berjanji akan menambah terus-menerus kenikmatan yang diberi dan bagi yang kufur (tidak mau bersyukur) Allah sediakan siksa yang pedih.
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Se- sungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS.ar Ra’d [14] : 7).
Jadi selagi masih ada kesempatan mari berusaha untuk memahami ayat-ayat Allah dengan sebaik-baiknya. Sungguh apabila hati kita telah diterangi oleh Al-Qur’an akan muncul semangat, gairah, optimisme, dan keyakinan kuat bahwa Allah selalu menyertai kita dan karena itu akan muncul usaha maksimal dari dalam diri kita.
Apabila itu benar-benar dapat kita raih sungguh kebahagiaan, kemenangan dan kesuksesan sejati telah berada di tangan kita. Sebab Allah telah berjanji akan memberi jalan-jalan kepada hamba-hamba-Nya yang bermujahadah (bersungguh-sungguh tidak mengeluh) dan senantiasa berbuat kebaikan.
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. 29 : 69).
Jika sedemikian rupa Allah telah memberi jawaban atas keluhan setiap hamba-Nya, masihkah kita akan menjadi manusia kerdil? Sungguh keluhan itu adalah sesuatu yang mesti kita enyahkan dalam akal dan jiwa kita. Allah dan Rasul-Nya hanya berpesan satu hal, berjihadlah, bersungguh-sungguhlah, kelak engkau pasti akan menang. Jadi mari kita ucapkan,
“Selamat tinggal keluhan, selamat datang harapan”!. */Imam Nawawi dari Hidayatullah.Com

4 Mei 2012

AMAR -MA'RUF DAN NAHI -MUNKAR


PENEGAKKAN AMAR -MA'RUF DAN NAHI -MUNKAR

Oleh: Ade Suherman

بسم الله الرحمن الرحيم

A. Hukum Amar ma'ruf-Nahi munkar
    Islam adalah  induk organisasi dan induk kesatuan umat yang utuh yang mengikat terhadap penganutnya menjadi satu persaudaraan, serta melarang untuk berpecah belah . Kemudian untuk memelihara kesatuan dan persatuan dalam satu saudara tersebut mewajibkan kepada umatnya untuk saling menjaga melalui gerakan amar ma'ruf-nahi munkar. Sebagaimana firman Allah suroh Ali-Imran: 104 

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Artinya:" Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, dan mereka menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; dan merekalah orang-orang yang akan beruntung.
    Kemudian dalam suroh Al-A'raf ayat 199:
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
Artinya:" Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh".   
Al-Qurthubi dalam al-Jami li ahkami al-Qur'an menyatakan bahwa yang dimaksud "diantara kamu" adalah sebagian saja, tidak setiap orang mukmin. Demikian pula Imam Al-Thabari dalam Jamiu al-Bayan, mengatakan : Bahwa hendaklah diantara kamu ada satu golongan yang bertugas mengajak manusia kepada kebaikan, yaitu untuk memasuki Islam dan memerintah kepada yang telah ada dalam Islam untuk melaksanakan yang ma'ruf yaitu syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Mhammad SAW dan mencegah dari segala pelanggaran atau yang munkar. Maka jika gerakan ini dilakukan niscaya mereka akan termasuk golongan yang beruntung.Malah Allah menempatkan umat Nabi Muhammad SAW itu pada tingkatan umat yang terbaik, dikarenakan adanya amar-ma'ruf dan nahi munkar. Sebagaimana Firman-Nya dalam suroh Ali-Imran: 110:
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللّهِ
Artinya:" Terbukti kamu itu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah".
    Kemudian Allah menjelaskan bagaimanakah seharusnya bentuk dari hubungan persaudaraan di dalam Islam bagi sesama mukmin dalam kehidupan sehari-hari. Allah berfirman  dalam suroh Al-Taubah ayat 71:
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاَةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللّهَ وَرَسُولَهُ أُوْلَـئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللّهُ إِنَّ اللّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Artinya:" Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana
Secara lengkap, bagaimana kewajiban umat Islam dalam menegakkan syariat Islam, coba perhatikan firman Allah suroh Al-Taubah ayat 111-112:
إِنَّ اللّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْداً عَلَيْهِ حَقّاً فِي التَّوْرَاةِ وَالإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللّهِ فَاسْتَبْشِرُواْ بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ التَّائِبُونَ الْعَابِدُونَ الْحَامِدُونَ السَّائِحُونَ الرَّاكِعُونَ السَّاجِدونَ الآمِرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّاهُونَ عَنِ الْمُنكَرِ وَالْحَافِظُونَ لِحُدُودِ اللّهِ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ.
Artinya:" Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melaksanakan shaum, yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah dari munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu."
Mengabaikan gerakan amar ma'ruf-nahi munkar akan mengakibatkan turunnya laknat Allah SWT sebagaimana telah terjadi di masa Nabi sebelum Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana firman Allah dalam suroh .Al-Maidah:78-79:
لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُواْ مِن بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوا وَّكَانُواْ يَعْتَدُونَ. كَانُواْ لاَ يَتَنَاهَوْنَ عَن مُّنكَرٍ فَعَلُوهُ لَبِئْسَ مَا كَانُواْ يَفْعَلُونَ.
Artinya:" Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.
    Firman Allah di atas merupakan perintah untuk melaksanakan gerakan dakwah amar-ma'ruf dan nahi-munkar. Fungsi dakwah (mengajak) ke luar, yaitu mengajak kepada yang belum Islam untuk memeluk Islam; dan fungsi ke dalam, yaitu gerakan amar-ma'ruf dan nahi - munkar. Sedangkan secara individu Nabi SAW memerintahkan untuk melaksanakan gerakan amar ma'ruf-nahi munkar secara individu sebagai bukti kepedulian terhadap sesama muslim, antara lain:
1. Dari Abu Said al-Khudri r.a. Katanya: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda:
"من رأى منكم منكرا فليغيره بيده. فإن لم يستطع فبلسانه. ومن لم يستطع فبقلبه. وذلك أضعف الإيمان".
Artinya:"Barang siapa melihat ada diantara kamu yang munkar maka robahlah ia dengan tangannya, maka apabila tidak mampu maka dengan lidahnya, dan barang siapa yang tidak mampu maka dengan hatinya. Dan itulah iman yang paling lemah". H.R.Muslim.


2. Dari Hudzaifah r.a. dari Nabi SAW, ia bersabda:
والذي نفسي بيده لتأمرن بالمعروف ولتنهون عن المنكر وليوشكن الله أن يبعث عليكم عقابا منه فتدعونه فلا يستجيب لكم
Artinya:"Demi jiwa saya ada ditanyan-Nya, Pasti kamu memerintah kepada yang ma'ruf dan mencegah dai yang munkar dan pasti Allah akan segera menurunkan siksaaan kepadamu, lalu kamu berdoa  kepadaNya kemudian doa kamu itu tidak dihiraukan". H.R. Tirmidzi.
3.Dari Abu Bakar al-Shiddiq r.a. katanya: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

إن الناس إذا زاْوا الظالمَ فلم ياْخذوا على يديه اْوشكَ اْن يعمَّهم اللهُ بعقاب منه. رواه اْبو داود
و الترمذي

Artinya:"Sesungguhnya manusia itu jika mereka melihat orang yang zhalim lalu mereka tidak menangkapnya dengan kedua tangannya, niscaya Allah akan segera meratakan kepada mereka adzab dari pada-Nya. H.R. Abu Daud dan Tirmidzi.

B. Penegakkan Amar ma'ruf-Nahi munkar diawali dari  diri sendiri dan Keluarga
    Firman Allah suroh Al-Nisa: 84 :

فَقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللّهِ لاَ تُكَلَّفُ إِلاَّ نَفْسَكَ وَحَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ عَسَى اللّهُ أَن يَكُفَّ بَأْسَ الَّذِينَ كَفَرُواْ وَاللّهُ أَشَدُّ بَأْساً وَأَشَدُّ تَنكِيلاً   .  

Artinya:" Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri. Kobarkanlah semangat para mukmin (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu. Allah amat besar kekuatan dan amat keras siksaan(Nya).
    Allah sangat murka terhadap orang yang menyalahi antara yang dikatakan dengan pengamalan nyata.
Firman Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ. كَبُرَ مَقْتاً عِندَ اللَّهِ أَن تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ.

Artinya:" Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan." Q.S.Al-Shaf:2-3

    Setelah dimulai dari diri pribadi pelaku itu kemudian diterapkan di lingkungan keluarganya sendiri. Firman Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ.

Artinya:" Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." Q.S.Al-Tahrim:6

    Allah berfirman dalam suroh Al-Su'ara ayat 214:

وَأَنذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ

Artinya:"Dan berilah peringatan keluargamu yang terdekat."
    Untuk menegakkan amar ma’ruf-nahi munkar membutuhkan beberapa hal yang merupakan syarat, diantaranya adalah sebagai berikut :

    Pertama, manusia mengetahui mana yang ma’ruf dan mana yang munkar, sebab jika ia tidak tahu yang ma’ruf mana mungkin akan dapat memerintahnya; begitu juga yang munkar, mesti ia tahu dulu hal-hal yang munkar. Dalam hal ini dapat dilakukan setelah adanya tabligh (sosialisasi) mana yang ma’ruf dan mana yang munkar yang bersumber dari Al Qur’an dan Al Sunnah.

    Kedua, Mesti mengetahui secara pasti bahwa seseorang itu tidak melakukan ma’ruf atau melakukan munkar, tidak memberikan penilaian secara prasangka (su’uzhan) ini dilarang dalam suroh Al-Hujurot ayat 12 :

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang”.

    Ketiga, tidak terjadi pemindahan dari mencegah suatu kemunkaran kepada sesuatu dosa yang lebih besar.Misalnya, jika ada seseorang merokok di samping kita lalu kita larang agar tidak di samping kita dan kita tahu bahwa dia akan pergi menemui temannya yang lebih buruk dari dia, misalnya ke lingkungan pemabuk, dan kita tahu bahwa minum arak lebih besar ketimbang merokok.

    Keempat, orang yang melakukan amar ma’ruf – nahi munkar hendaklam yang pertama melaukan yang ma’ruf dan menjauhi yang munkar. Tetapi secara tabiat, tidak mungkin seseorang memerintah ma’ruf tapi dia sendiri tidak ma’ruf dan tidak mungkin jika dia melarang munkar malah dia sendiri yang melakukan kemunkaran

C. Penegakkan  Amar ma'ruf-Nahi munkar di Negara

    Amar ma'ruf berarti hukum Islam digerakkan untuk,ditegakkan  dan merekayasa umat manusia untuk menuju tujuan yang baik dan benar yang dikehendaki dan diridloi Allah. Sedangkan Nahi munkar berarti fungsi sosial kontrolnya. Atas dasar inilah dalam hukum Islam dikenal adanya perintah dan larangan; wajib dan haram; pilihan antara melakan dan tidak melakukan perbuatan yang kemudian dikenal dengan istilah hukum lima, yaitu: wajib, sunat, haram ,makruh, dan mubah (ibahah).

    Penegakkan amar ma'ruf-nahi munkar dapat dilaksanakan secara individu dan kolektif (struktural). Ini disesuaikan dengan materi hukum yang harus dilakukan atau yang tidak boleh dilakukan. Secara individu ini dapat dilakukan berupa himbauan atau nasihat, tetapi tidak mengandung unsur keterikatan dan daya paksa; sepeti mengajak shalat, berzakat dll; melarang berbuat maksiat melaui nasihat dll.. Lain halnya dengan penegakkan melalui struktural yang telah disahkan oleh peraturan dan perundang-undangan yang disepakati; misalnya melalui qanun (undang-undang). Ini mempunyai daya atur, daya ikat dan daya paksa. Seperti menegakkan sangsi bagi yang tidak menunaikan shalat, zakat (bagi yang telah nisab) , shaum ramadlan dll dikenakan t'zir atau pelanggaran jarimah (kejahatan pidana),misalnya: penganiayaan, pembunuhan, pencurian, meminum khamr, dll dikenakan qishash/diyat dan hudud. Semua itu  tidak mungkin bisa dilakukan kecuali oleh lembaga yang legal.

    Hukum yang hidup di masyarakat belum tentu dapat ditegakkan; karena hukum yang hidup di masyarakat tergantung kepada tiga sisi: pertama, materi hukum (fikih, fatwa dan qanun); kedua, aparat atau penegak hukum (polisi,hakim,panitera,jurusita,advokat,dll); dan ketiga, kesadaran hukum masyarakatnya yang didasari keimanan. Ketiga komponen hukum tersebut adalah wujud dari amar ma'ruf-nahi munkar.Sebagaimana  firman Allah dalam suroh Al-Nisa: 65:

فَلاَ وَرَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ حَتَّىَ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَ يَجِدُواْ فِي أَنفُسِهِمْ حَرَجاً مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُواْ تَسْلِيماً

Artinya:" Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya"
    Dengan merujuk kepada beberapa firman Allah dan Sunnah Rasul SAW di atas serta dihubungkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku  di Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka penegakkan syariat Islam disamping dilaksanakan secara perorangan tanpa ada interpensi Negara juga melalui perundang-undangan (Qanun) adalah wujud dari gerakan amar ma'ruf-nahi munkar.
    Maka jika disimpulkan, bahwa amar-ma'ruf melahirkan hukum yang sifatnya wajib, sunnat dan ibahah (boleh), sedangkan nahi-munkar melahirkan hukum yang bersifat haram, makruh, fasid dan batal. Sedangkan untuk penegakkannya, ada yang dilaksanakan secara individu dan ada pula melalui lembaga Negara. Secara individu, dilaksanakan dimulai dari diri pribadi, keluarga, tetangga dekat hingga masyarakat luas; baik secara formal maupun non formal; baik melalui gerakan tabligh dan dakwah, maupun gerakan sosisal. Dan secara lembaga Negara, ada yang dilaksanakan melalui lembaga legitasi yaitu pengadilan, maupun oleh lembaga yang non legitasi yaitu melalui perdamaian oleh mediator atau lembaga tahkim (arbitrase).
     Dengan demikian kita dapat menyimpulkan secara kronologis, bahwa segala yang diridoi oleh Allah adalah benar (hak) dan ma’ruf yang  kemudian melahirkan mana yang wajib, sunnat atau ibahah; sedangkan segala yang dimurkai oleh Allah adalah bathil dan munkar yang kemudian akan melahirkan mana yang haram, makruh, fasid atau  batal.   

25 Apr 2012

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Ciri-Ciri Makhluk Hidup Seperti Manusia, Hewan Dan Tumbuhan - Syarat Mahluk / Benda Hidup Biologi

Untuk dikatakan sebagai benda hidup, makhluk hidup atau organisme bernyawa diperlukan pemenuhan ciri-ciri sebagai berikut di bawah ini :

1. Terdapat Protoplasma
Protoplasma merupakan suatu bagian yang terdiri atas bahan yang kompleks dan terlindung dengan baik. Protoplasma biasa dikenal dengan sebutan sel. Berbeda dengan benda tak hidup atau benda mati yang tidak memiliki protoplasma. Lihat saja batu atau komputer yang tidak memiliki protoplasma atau sel, sehingga disebut dengan benda mati.

2. Mempunyai Bentuk dan Ukuran
Makhluk hidup dapat dikenali ciri khas yang menempel padanya dengan melihat bentuknya. Antara jenis mahluk hidup yang satu dengan yang lain memiliki perbedaan baik dalam ukuran maupun bentuknya. Tengok saja antara pohon jamblang dengan pohon teh, pasti terlihat jelas bedanya.

3. Melakukan Aktivitas-Aktifitas Kehidupan :

- Makan
Semua benda hidup membutuhkan asupan bahan makanan yang berasal dari luar tubuh untuk kemudian diproses menjadi energi atau tenaga bagi tubuh.

- Tumbuh Dan Berkembang
Orang, Binatang dan Tumbuh-Tumbuhan ketika baru lahir atau tumbuh ukurannya akan lebih kecil dan biasanya akan berkembang menjadi lebih besar menyerupai induknya.

- Berkembang Biak
Makhluk hidup yang tidak mampu berkembangbiak menghasilkan keturunan akan punah dan musnah di makan waktu. Oleh sebab itu makhluk hidup memiliki cara masing-masing untuk dapat memperbanyak diri untuk mempertahankan keberadaan di dunia.

- Melakukan Adaptasi
Semua makhluk hidup perlu melakukan penyesuain diri dengan fungsi tubuh dan lingkungan sekitar ekosistem, habitat tempat tinggalnya untuk dapat bertahan hidup dengan lebih baik dan mudah. Contohnya seperti hewan gurun yang tahan panas, bunglong bisa berubah warna, dan lain sebagainya.

- Memiliki Sistem Transportasi
Untuk menyampaikan zat ke bagian-bagian yang membutuhkan.

- Dapat Bergerak
Manusia dan hewan memerlukan kegiatan dengan menggerakkan anggota tubuh untuk berbagai keperluan seperti jalan, makan, menggaruk, berkedip, dan sebagainya. Untuk tumbuhan tidak semuanya dapat melakukan pergerakan. Kemampuan untuk bereaksi terhadap rangsangan dari lingkungan disebut dengan istilah iritabilita.

- Metabolisme
Metabolisme adalah aktifitas fisika atau kimia yang terjadi di dalam tubuh baik secara anabolisme maupun katabolisme.

- Sistem Regulasi
Pengertian arti definisi sistem regulasi adalah aturan sistem yang ada di dalam tubuh makhluk hidup untuk dapat hidup seimbang, serasi dan selaras.

Pengertian & Arti Definisi

Evolusi Serta Jenis dan Macam Evolusi: Evolusi Kosmik dan Evolusi Organik - Pengetahuan Sains Biologi

Evolusi adalah merupakan kata yang berasal dari bahasa latin yang artinya membuka gulungan atau membuka lapisan. Kemudian bahasa itu diserap menjadi bahasa inggris evolution yang berarti perkembangan secara bertahap.

Pada teori evolusi berpendapat bahwa terjadi perubahan pada makluk hidup menyimpang dari struktur awal dalam jumlah yang banyak beraneka ragam dan kemudian menyebabkan terjadinya dua kemungkinan. Yang pertama adalah makhluk hidup yang berubah akan mampu bertahan dan tidak punah atau disebut juga dengan istilah evolusi progresif. Sedangkan kemungkinan atau opsi yang kedua adalah mahluk hidup yang berubah atau berevolusi tadi gagal bertahan hidup dan akhirnya punah atau disebut dengan evolusi regresif.

A. Pengertian Evolusi Berdasarkan Ilmu Sejarah

Evolusi adalah perkembangan ekonomi, sosial dan politik tanpa adanya paksaan dari waktu ke waktu secara sedikit demi sedikit dan dalam jangka waktu yang lama.

B. Pengertian Evolusi Menurut Ilmu IPA / Ilmu Pengetahuan Alam

Evolusi adalah perkembangan makhluk hidup dari bentuk yang sederhana ke betuk yang lebih kompleks menuju kesempurnaan secara bertahap dan memakan waktu yang sangat lama. Contoh dari binatang atau hewan kera menjadi manusia, ikan menjadi reptil, dan lain sebagainya.

C. Jenis-Jenis dan Macam-Macam Evolusi di Alam

1. Evolusi Kosmik
Evolusi kosmik adalah evolusi yang terjadi pada lingkungan abiotik atau lingkungan tidak hidup / tak hidup.

2. Evolusi Organik / Organis
Evolusi organik adalah evolusi yang terjadi pada lingkungan biotik pada mahluk hidup dari generasi ke generasi.

---

Tambahan :

Evolusi pada makhluk hidup adalah sudah terbukti tidak benar. Apabila anda masih menemukan pelajaran atau media yang mengulas evolusi, itu dinamakan propaganda atau doktrin dari para atheis untuk mengaburkan agama anda. Evolusi adalah teori yang gagal.
Ciri-ciri Makhluk Hidup

Ciri ciri makhluk hidup  Makhluk hidup memiliki ciri ciri yang membedakan dengan benda mati, yaitu :

1. Bernafas ( Respirasi )

- Yaitu proses mengambil atau menghirup O2 dan mengeluarkan CO2 ( karbondioksida ) , Oksigen di dalam tubu hmanusia digunakan untuk proses oksidasi, yaitu proses pembakaran makanan oleh oksigen di dalam tubuh untuk menghasilkan energi.

- Alat pernafasan pada tumbuhan disebut stomata atau lentisel

- Alat pernafasan pada hewan adalah paru paru,insang trakea dan kulit

- Burung memiliki alat bantu pernafasan yang disebut pundi pundi udara

2. BERGERAK

Makhluk hidup bergerak, ada dua macam gerak yaitu gerak aktif dan gerak pasif.Gerak pasif, yaitu gerak yang proses geraknya tidak dapat diamati secara langsung, misalnya gerakan pada tumbuhan ( contoh : mekarnya bunga, ujung tunas tanaman menuju ke arah datangnya sinar matahari, menutupnya daun lamtoro pada malam hari an akar tumbuhan menuju pusat bumi )

3. Makan ( Nutrisi )

Untuk dapat bertahan hidup, makhluk hidup memerlukan makanan dan air, fungsi makanan :

a. Menimbulkan energi ( tenaga )

b. Pembangun tubuh ( pertumbuhan )

c. Mengganti sel sel tubuh yag rusak

Makhluk hidup yang dapat embuat makanan sendiri adalah tumbuhan hijau daun lewat proses fotosintesa.

4. Iribalitas ( tanggap terhadap rangsangan )

Iribalitas yaitu kemampuan makhluk hidup untuk menerima dan menanggapi rangsang.Hewan dan manusia untuk iribalitas menggunakan panca indera yang terdiri dari :

- Mata untuk melihat

- Telinga untuk mendengar

- Kulit untuk meraba

- Hidung untuk mencium

- Lidah untuk mengecap

5. TUMBUH DAN BERKEMBANG

Tumbuh adalah proses dari kecil menjadi besar, contoh : perumbuhan pada tumbuhan dapat dilihat dari ukurannya yang semakin besar dari kecambah menjadi pohon.Pertumbuhan pada tanaman tergantung pada zat zat organik yang ada di dalam tanah, seperti N,P,K,Fe dan Ca

6. REPRODUKSI

SEmua makhluk hidup berkembang biak, hal ini merupakan upaya makhluk hidup untuk memperbanyak diri atau menghasilkan individu baru.Perkembangan makhluk hidup bertujuan untuk menjaga kelestarian jenisnya supaya tidak punah, Cara makhluk hidup untuk berkembang biak dibedakan menjadi dua, yaitu :

a. Generatif , yaitu peristiwa terbentuknya individu baru yang didahului oleh pembuahan ( fertilisasi ) , peembuahan berarti meleburnya sel kelamin jantan dengan betina untuk membentuk zigot , contoh : cacing, rayap, katak, lebah dll

b. Vegetatif yaitu cara berkembang biak tanpa perkawinan, jadi tidakmeliatkan sel gamet atau sel kelami, contoh peremangan vegetatif : tunas, membelah diri, spora, umbi geragih

7. ADAPTASI

Untuk dapat bertahan hidup di lingkungannya, makhluk hidup harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya,Tempat hidup bagi makhluk hidup dapat melakukan aktifitasnya disebut habitat.Apabila makhluk hidup tersebut tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya maka akan mati atau bisa harus berpindah ke lingkungan yang baru.

8. MEMERLUKAN SUHU TERTENTU

SEmua makhuk hidup dapat bertahan pada suhu tertentu, ikan dapat hidup pada air yang bersuhu antara 5 derajat celcius sampai dengan 30 derajat. untuk jenis bakteri dapat sampai suhu 80 derajat, sedangkan tumbuhan dapat hidup baik antara suhu 0 – 43 derajat celcius.

9. MENGELUARKAN ZAT SISA ( sekresi )

Zat sisa dari proses produksi harus dikeluarkan, jika tidak akan menimbulkan racun di dalam tubuh.Zat sisa yang dikeluarkan bisa berupa cairan, gas ataupun zat padat.

Alat pengeluaran zat sisa pada hewan atau manusia , yaitu :

a. Paru paru mengeluarkan CO2

b. Kulit mengeluarkan keringat

c. Ginjal mengeluarkan urine Bottom of Form

B. Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Aktivitas yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup prosesnya tidak dapat diamati secara langsung, tetapi berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya. Makhluk hidup memiliki beberapa ciri, yaitu bernapas, bergerak, makan, tumbuh, peka terhadap rangsangan, dan dapat berkembang biak.

    Bernapas

Semua makhluk hidup melakukan proses pernapasan. Bernapas adalah proses mengambil udara (O2) dari luar dan mengeluarkan udara (CO2) dari dalam tubuh. Oksigen (O2) sangat diperlukan makhluk hidup untuk pembakaran makanan dalam tubuh dan menghasilkan energi yang diperlukan tubuh atau disebut juga oksidasi tubuh. Energi ini digunakan tubuh untuk bergerak dan melakukan aktivitas lainnya.

Proses pernapasan makhluk hidup berbeda-beda, bergantung pada tempat hidup dan jenis makhluk hidup. Makhluk hidup yang hidup di darat memiliki sistem pernapasan yang berbeda dengan makhluk hidup yang hidup di air. Pernapasan burung berbeda dengan amfibi.

Manusia dan hewan di darat umumnya bernapas dengan paruparu. Oksigen diambil dari udara melalui hidung. Untuk makhluk hidup yang hidup di air, seperti ikan bernapas dengan insang. Makhluk hidup yang di air menggunakan oksigen yang terlarut dalam air untuk bernapas.

Bagaimana  dengan tumbuhan, apakah mereka juga bernapas? Tumbuhan pun bernapas. Oksigen diambil oleh tumbuhan melalui stomata atau mulut daun, dan lentisel (lubang-lubang yang ada pada batang tumbuhan).

    Bergerak

Bergerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Gerak pada manusia dan hewan jelas tampak terlihat. Kamu dapat berjalan, berlari, dan menggerakkan tangan. Begitu juga dengan hewan dapat berlari, terbang, dan lain sebagainya. Untuk melakukan gerakan tersebut, manusia dan hewan dibantu oleh alat gerak. Pada manusia, misalnya tangan dan kaki. Sedangkan, pada hewan, seperti sayap, sirip, kaki, silia, dan lainnya.

Selain manusia dan hewan, tumbuhan juga melakukan gerakan, tapi gerakan ini tidak mudah dilihat. Contoh gerakan pada tumbuhan adalah menutupnya daun putri malu bila disentuh. Daun-daun pohon petai cina yang menutup pada sore hari, arah tumbuhnya tanaman selalu ke arah datangnya sinar matahari, dan bunga matahari yang selalu menghadap matahari. Gerakan pada tumbuhan disebabkan karena ada rangsangan dari luar.

    Makan

Seluruh makhluk hidup membutuhkan makanan. Makanan yang  dimakan harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya, karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Karbohidrat sangat diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Zat makanan ini terdapat dalam umbi-umbian seperti singkong, kentang, dan ketela. Selain itu, terdapat dalam biji-bijian, seperti jagung, beras, gandum, dan tepung terigu. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan bagi tubuh. Lemak memiliki kalori paling tinggi dibandingkan zat makanan lainnya. Zat makanan ini terdapat dalam susu dan mentega.

Protein berfungsi untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Protein dibagi menjadi dua macam, yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani adalah protein yang berasal dari hewan, contohnya: telur, daging, susu, dan ikan. Sedangkan, protein nabati adalah protein yang berasal dari tumbuhan, contohnya: kacangkacangan, dan buah-buahan.

Vitamin dan mineral diperlukan tubuh kita untuk mengatur proses kegiatan tubuh. Vitamin dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran, seperti: wortel, sayur bayam, kangkung, jeruk, alpukat, apel, dan sebagainya.

    Iritabilitas

Salah satu c iri makhluk hidup adalah respons terhadap rangsangan. Kemampuan makhluk hidup memberi tanggapan terhadap rangsangan disebut iritabilitas.  Hewan memiliki sistem saraf dalam menanggapi adanya rangsangan, sedangkan tumbuhan tidak. Rangsangan dapat disebabkan oleh faktor luar tubuh. Contohnya, mata kita akan mengedip bila terkena cahaya yang silau. Contoh reaksi rangsangan yang diterima hewan adalah anjing akan menegakkan telinga bila mendengar suara yang asing dan sekelompok rusa akan berlari bila ada pemangsa yang mengintai.

Ge rak pada tumbuhan terjadi karena adanya rangsangan zat kimia, gaya gravitasi bumi, cahaya, air, dan sentuhan. Contohnya, daun putri malu akan menutup bila disentuh, akar tumbuhan menjalar ke tempat banyak air, tumbuhnya batang tumbuhan ke arah sinar matahari, dan akar tumbuhan yang selalu tumbuh ke arah pusat bumi.

    Tumbuh

Makhluk hidup m engalami pertumbuhan dan perkembangan. Contohnya, jika kamu menanam biji akan tumbuh menjadi kecambah, kemudian menjadi tanaman kecil. Jika tanaman tersebut kamu siram setiap hari, maka akan tumbuh menjadi tanaman yang besar.

Pertumbuhan merupakan pertambahan sel-sel tubuh, sehingga ukuran tubuh bertambah dan tidak bisa mengecil kembali. Bagaimana dengan pertumbuhan hewan dan tumbuhan? Hewan dan tumbuhan juga mengalami pertumbuhan seperti manusia, yaitu ukuran tubuhnya makin besar. Pertumbuhan ini dapat diukur.

    Berkembang Biak

Coba kamu amati pohon pisang di sekitar tempat tinggalmu? Biasanya, di sekitar pohon pisang terdapat tunas-tunas baru. Hal ini merupakan contoh perkembangbiakan pada tumbuhan. Berkembang biak atau reproduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk memperoleh keturunan. Perkembangbiakan ini berguna untuk melestarikan jenisnya.Cara perkembangbiakan pada hewan dibagi menjadi dua macam, yaitu secara generatif (kawin) dan secara vegetatif (tak kawin). Pada hewan tingkat tinggi umumnya berkembang biak secara kawin, sedangkan pada hewan tingkat rendah berkembang biak dengan vegetatif (tak kawin).

Bagaimana perkembangbiakan pada tumbuhan? Tumbuhan tidak hanya berkembang biak dengan biji, tetapi juga dapat berkembang biak secara vegetatif atau tidak kawin. Contoh perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan, di antaranya stek, cangkok, dan tunas.

Diambil dari organisasi.org komunitas dan perpustakaan online indonesia

5 KARAKTERISTIK KEHIDUPAN TIDAK BAHAGIA

Tak bisa dipungkiri, semua manusia pasti menginginkan kehidupan yang bahagia, jauh dari kesusahan dan keluh kesah. Kebahagiaan merupakan sebuah persepsi, mindset yang dibangun oleh alam imajiner kita, tidak percaya? Coba kita lihat perbandingan berikut:

Kita pasti pernah melihat keluarga kaya raya namun hidupnya selalu dihantui ketakutan, para koruptor misalnya. Atau kita melihat sebuah keluarga yang terlihat sederhana, namun mereka masih bisa tersenyum dan menikmati hidup dengan bahagia.

Apa tanda manusia yang tidak memiliki kehidupan bahagia? Berikut 5 karakteristiknya :

1. Suka mengeluh

Coba perhatikan disekitar anda atau bahkan anda sendiri. Lihatlah hidup mereka yang setiap hari mengeluh, mengeluh dan mengeluh. Tidak selalu masalah materi, bahkan hanya masalah sepele-pun menjadikan mereka mengeluh.

2. Tak pernah bersyukur

Berusaha untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan syukuri apapun hasil yang kita dapat. Usaha memang sangat penting, tapi bersyukur terhadap hasil yang kita dapat juga tak kalah pentingnya.

Orang yang tidak pandai bersyukur biasanya memiliki hidup yang tidak bahagia. Merasa serba kekurangan dengan apa yang Tuhan berikan kepadanya.

3. Tidak menghargai orang lain

Pepatah : “jika anda ingin dihargai, maka hargailah orang lain”. Di dunia ini anda akan bahagia jika anda dihargai dan dianggap ‘ada’ oleh masyarakat. Jadi jika anda ingin bahagia, hargailah orang lain.

4. Iri dan berfikir negatif terhadap keberhasilan orang lain

Seseorang yang selalu iri dan berfikir negatif, pasti akan selalu mencari celah dan kelemahan dari orang lain. Mencari-cari kesalahan rekan kerja karena dia baru saja naik jabatan dan lain-lain. Hidup terlalu berharga untuk digunakan untuk hal-hal semacam itu, lebih baik kita gunakan untuk mencari tau prestasi rekan kerja tersebut supaya kita bisa baik jabatan juga.

5. Tidak menghargai diri sendiri

Selalu menganggap diri sendiri bodoh dan tak berguna merupakan hal yang harus dihindari. Jika kita selalu beranggapan bahwa diri sendiri tidak berguna, kita akan selalu meratap dan meratap tentang nasib. Imbasnya, waktu yang seharusnya digunakan untuk mencapai kebahagiaan akan terbuang hanya unuk meratapi nasib.

Itulah lima karakteristik kehidupan yang tidak bahagia. Semoga anda tidak termasuk dari kelima karakteristik tersebut. Anda harus menjadi bahagia.

Ciri-ciri Orang yang Bahagia Dalam Kehidupan

1. Orang tersebut tidak akan disiksa oleh banyaknya keinginan (hawa nafsu) keduniaan, dalam artian tidak diperbudak oleh keingingan yang merampas sampai melupakan untuk berbuat ibadah. Keinginan yang disukai oleh Allah SWT adalah keinginan yang dapat menjadi ladang amal shaleh dan bekal untuk kepulangan ke akhirat.

Firman Allah SWT :

"Sabarkanlah hatimu serta orang-orang yang menyembah Tuhannya pada pagi dan petang, sedang mereka menghendaki keridhaan Allah dan janganlah engkau palingkan pemandangan daripada mereka, karena menghendaki perhiasan hidup di dunia. Janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta mengikuti hawa nafsunya dan adalah perbuatannya melebihi batas." (QS. Al Kafhfi : 28)

2. Orang yang tidak diperbudak dengan nafsu amarah karena amarah itu menjadikan pikiran penuh kekejian, dendam membara, tutur katanya penuh dengan angkara murka, tindakannya menjadi tidak terkendali serta penuh dengan ketegangan. Maka waspadalah dan bersungguh-sungguhlah melatih diri untuk mengendalikan nafsu amarah tersebut.

Firman Allah SWT :

"Aku tiada melepaskan hawa-nafsunya, karena nafsu itu menyuruh berbuat kejahatan, kecuali siapa yang disayangi Tuhanku, Sungguh Tuhanku Pengampun lagi Penyayang." (QS. Yusuf : 53)

3. Orang yang selalu jujur. Karena setiap kali berbohong maka bohong itu akan menjadi penjara baginya. Jagalah diri dari kedustaan dan ketidak jujuran.

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada akhlak yang paling dibenci lebih dari bohong. Apabila beliau melihat seseorang bohong dari segi apa saja, orang itu tidak keluar dari perasaan hati Rasulullah sehingga beliau tahu orang itu telah bertobat." (HR Ahmad)

4. Orang yang selalu rendah hati. Dan rendah hati itu adalah kunci kebahagiaan. Karena semakin ingin dihargai, semakin ingin dihormati, semakin ingin dipuji, semakin ingin diperlakukan lebih maka semakin sengsara hidup ini.

Firman Allah SWT :

"Dan hamba Tuhan Yang Maha Pengasih ialah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik." (QS. Al Furqan : 63)

5. Orang yang tidak pernah menyombongkan diri.

Rasulullah SAW bersabda, "Tiada masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat sebesar biji sawi kesombongan." (HR. Muslim)

Firman Allah SWT :

"Sesungguhnya orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah tanpa keterangan yang sampai kepada mereka. tak adalah dalam dada mereka, melainkan kesombongan yang tiada dapat disampaikannya, maka berlindunglah engkau kepada Allah. Sungguh Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al Mu'min : 56)

6. Orang yang Ikhlas. Karena orang yang suka riya, pamer, hidupnya tamak akan menjadi korban zaman.

Rasulullah SAW bersabda, "Allah tidak akan menerima amalan, melainkan amalan yang ikhlas dan yang karena untuk mencari keridahaan Allah." (HR. Ibnu Majah)

7. Orang yang bertawakal. Karena orang yang banyak tergantung kepada sesuatu dan takut kehilangan sesuatu maka akan menjadi frustasi dalam hidupnya, tetapi apabila orang yang bergantung kepada Allah SWT kebutuhannya akan dipenuhi dan dicukupkan oleh Allah SWT.

Firman Allah SWT :

"Dan (Allah) akan memberinya rezeki dengan tiada terkira. Barangsiapa yang menyerahkan diri (bertawakal) kepada Allah maka Allah akan mencukupkannya (memeliharanya). Sungguh Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya. Sungguh Allah mengadakan kadar (ketentuan) bagi tiap-tiap sesuatu." (QS. At Thalaq : 3)

18 Mar 2012

Merenungkan Isi Al-Qur'an


Merenungkan makna al-Qur’an pada prinsipnya adalah dengan cara mentadabburi dan memikirkannya. Seorang yang bagus bacaannya adalah apabila hatinya telah melunak dengan kalam Rabbnya, konsentrasi dalam mendengarkan dan menghadirkan segenap hati terhadap makna-makna sifat dari Dzat yang berbicara kepadanya, memperhatikan kekuasaan Nya, meninggalkan ketergantungan terhadap pengetahuan dan akalnya, melepas segala rasa keberdayaan dan kekuatan diri, mengagungkan Dzat yang berfirman kepadanya, merasa hina dengan kemampuan pemahaman nya.

Sumber :  http://www.webhade.com