AL QUR'AN

"Dan Al Qur'an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat." (Al Qur'an, 6:155)

NURSING

Kemampuan seorang perawat dalam pemberian terapi pengobatan pada pasien ternyata tak kalah dengan dokter. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat, terutama dalam kondisi keterbatasan tenaga dokter.

BISNIS KAOS

Kami melayani pemesanan kaos couple, kelas, angkatan, ataupun komunitas. , Harga cuman 60 ribu/Kaos, Pemesanan bisa sms 085721265252 FB : http://www.facebook.com/pages/Bisnis-Kaos/318312428215504 e-mail : the_slettinkdoll@yahoo.co.id.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Seputar Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Kesehatan. Tampilkan semua postingan

21 Okt 2012

Teori Proses Penuaan

Teori proses penuaan
 




Menua atau menjadi tua adalah suatu keadaan yang terjadi pada kehidupan manusia, menua (menjadi tua) adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti diri dan mempertahankan struktur dan fungsi normalnya sehingga tidak dapat bertahan terhadap jejas (termasuk infeksi) dan memperbaiki kerusakan yang di derita.
Menjadi tua merupakan proses alamiah yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupannya yaitu:
•    Anak
•    Dewasa
•    Tua
Tiga tahap ini berbeda baik secara biologis maupun psikologis, memasuki usia tua berarti mengalami kemunduran misalnya kemunduran yang ditandai dengan kulit yang mengendur, rambut memutih, gigi mulai ompong, pendengarn mulai kurang, pengluhatan mulai memburuk, gerakan lambat, dan pigur tubuh yang tidak proporsional
Proses penuaan meupakan proses yang dialami setiap makhluk hidup. Hal ini dapat berlangsung secara fisiologis maupun patologis. Umur manusia telah ditentukan, namun banyak faktor yang dapat mempengaruhinya. Pertumbuhan manusia normal dapat digambarkan seperti gunung. Tahap pertama meningkat, mencapai puncak (saat manusia berumur 20-an), tiba tahap kedua menurun. Dengan sendirinya , jika proses penuaan dapat dihentikan saat manusia berada di puncak, kemudaannya akan bertambah.
Banyak teori yang menjelaskan mengenai proses penuaan antara lain :
1.    Teori biologi
Teori menjelaskan proses fisik penuaan,termasuk perubahan fungsi dan struktur organ , pengembangan, panjang usia dan kematian
a.    Teori genetic
Teori genetic merupakan teori yang menjelaskan bahwapenuaan merupakan suatu proses yang d alami dimana hal ini telah diwariskan secara turun menurun (genetic) dan tanpa disadari untuk mengubah sel dan struktur jaringan
•    Teori genetic clockkan
Teori ini merupakan teoru intrinsic yang menjelaskan bahwa di dalam tubuh terdapat jam biologis yang mengatur gen dan menentu proses penuaan. Teori ini menyatakan bahwa menua ini telah terprogram secara genetic untuk spesies tertentu.setiap spesies di dalam inti selnya memiliki suatu jam genetic atau jam biologis sendiri dan spesies mempunyai batas usia yang berbeda-beda yang telah diputar menurut replikasi tertentu.sehingga bila jenis ini berhenti berputar ia akan mati.
•    Teori mutasi somatic
Teori ini penuaan terjadi karena adanya mutasi somatic akibat pengaruh lingkungan yang buruk.contohnya :mutasi cell kelamin sehingga terjadi penuruna kemampuan fungsional cell.
b.    Teori nongenetic
•    Teori auto immune
Selama proses penuaan system imun juga akan mengalami kemunduran dalam pertahanan terhadap organisme asing yang masuk kedalam tubuh sehingga pada lansia akan sangat mudah mengalami ifeksi dan kanker.perubahan system imun ini diakibatkan perubahan pada jaringan limfoid sehungga tidak adanya keseimbangan dalam selT untuk memproduksi antibiotic dan kekebalan tubuh menurun.  Pada system imun akan terbentuk autoimun tubuh. perubahan yang terjadi merupakan pengalihan integritas system tubuh untuk melawan system imun itu sendiri
•    Teori radikal bebas (free radical theory)
Teori radikal bebas dapat terbentuk di alam bebas dan di dalam tubuh karena adanya proes metabolisme atau proses pernafasan di dalam mitokondria. Radikal bebas dianggap sebagai penyebab penting terjadinya kerusakan fungsi sel. Radikal bebas yang terdapat dilingkungan seperti :
    Asap kendaraan bermotor
    Asap rokok
    Zat pengawet makanan
    Radiasi
    Sinar UV yang mengakibatkan terjadinya perubahan pigmen dan kolagen pada proses menua.
2.    Teori menua akibat metabolisme
Menurut teori ini menurunnya proses metabolisme akan memperpanjang umur, karena terjadi penurunan jumlah kalori untuk proses metabolisme. Modifikasi cara hidup yang kurang bergerak menjadi lebih banyak bergerak mungkin juga dapat memperpanjang umur
3.    Teori rantai silang
Teori ini menjelaskan bahwa menua disebabkan oleh lemak,protein, karbohidrat  dan asam nukleat bereaksi dengan zat kimia dan radiasi, mengubah pungsi jaringan yang menyebabkan perubahan pada membrane plasma yang mengakibatkan terjadinya jaringan yang kaku,kurang elastis,dan hilangnya pungsi pada proses menua

4.    Teori stress
Stress meliputi suatu ancaman atau suatu perubahan dalam lingkungan, yang harus ditangani. Stress dapat positip atau negatip tergantung pada hasil akhir. Stress dapat mendorong individu untuk mengambil tindakan positip dalam mencapai keinginan atau kebutuhan.
Stress juga dapat menyebabkan kelelahan jika stress begitu kuat sehingga individu tidak dapat mengatasi. Florence N, menekankan penempatan pasien dalam lingkungan yang optimum sehingga akan menimumkan efek stressor, misalnya tempat yang gaduh, membangunkan pasien dengan tiba-tiba, ,semuanya itu dipandang sebagai suatu stressor yang negatif. Jumlah dan lamanya stressor juga mempunyai pengaruh kuat pada kemampuan koping individu.


Faktor yang mempengaruhi penuaan

Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi proses menua dari seorang individu,faktor biologi, faktor psikologi dan faktor lingkungan adalah faktor-faktor yang palingberpengaruh terhadap proses penuaan individu.
1.    Teori biologi
Dalam teori seluler, menyatakan bahwa kemampuan sel hanya dapatmembelah dalam jumlah tertentu dan kebanyakan sel-sel tubuh ³diprogram´ untuk membelah 50 kali. Pada beberapa sistem, seperti sistem saraf, sistem muskuloskeletaldan jantung, sel pada jaringan dan organ dalam sistem itu tidak dapat diganti jika seltersebut dibuang karena rusak atau mati. Oleh karena itu, sistem tersebut beresikomengalami proses penuaan dan mempunyai kemampuan yang sedikit atau tidak samasekali untuk tumbuh dan memperbaiki diri. Ternyata sepanjang kehidupan ini, selpada sistem ditubuh kita cenderung mangalami kerusakan dan akhirnya sel akan mati,dengan konsekuensi yang buruk karena sistem sel tidak dapat diganti.Dalam teori Genetic clock menyatakan bahwa Menurut teori ini menua telahdiprogram secara genetik untuk species-species tertentu. Tiap species mempunyaididalam nuclei (inti selnya) suatu jam genetik yang telah diputar menurut suatureplikasi tertentu. Jam ini akan menghitung mitosis dan menghentikan replikasi selbila tidak berputar, jadi menurut konsep ini bila jam kita berhenti kita akan meninggaldunia, meskipun tanpa disertai kecelakaan lingkungan atau penyakit akhir yangkatastrofal.Teori atau kombinasi teori apapun untuk penuaan biologis dan hasil akhir penuaan, dalam pengertian biologis yang murni adalah benar. Terdapat perubahanyang progresif dalam kemampuan tubuh untuk merespons secara adaptif (homeostatis), untuk beradaptasi terhadap stres biologis. Macam-macam stres dapatmencakup dehidrasi, hipotermi, dan proses penyakit. (kronik dan akut).
2.    Teori psikologi
Menurut activity theory, ketentuan akan meningkatnya pada penurunan jumlahkegiatan secara langsung. Teori ini menyatakan bahwa pada lanjut usia yang suksesadalah mereka yang aktif dan ikut dalam banyak kegiatan social. Menurut Continuity theory menyatakan bahwa perubahan yang terjadi padaseseorang yang lanjut usia sangat dipengaruhi oleh tipe personality yang dimilikinya Sedangkan menurut teori pembebasan atau disengagement theory menyatakanbahwa semakin bertambahnya usia seseorang akan mulai mengurangi atau berusahamelepaskan diri dari kehidupasn social atau berusaha keluar dari pergaulan dilingkungan sekitar.Stres dalam kehidupan seseorang secara tidak langsung akan mempengaruhiproses penuaan, seperti yang sudah dijabarkan oleh penulis di awal bahwa penuaanpada masing-masing orang berbeda-beda kecepatanya, dan stress psikologismenunjukan angka prevalensi yang tinggi terhadap proses penuaan

3.    Faktor lingkungan
Faktor lingkungan dalam proses penuaan merupakan faktor prediposisi darikedua faktor sebelumnya, yaitu faktor Biologis dan faktor Psokologis. Beberapafaktor lingkungan akan mempengaruhi kejiwaan seseorang dan juga akanmempengaruhi fisik seseorang yang berkaitan dengan faktor Biologis.
Radikal bebas di lingkungan seperti polusi, udara panas, akan mengakibatkanpenuaan. TIdak stabilnya radikal bebas ( kelompok atom ) mengakibatkan oksidasioksigen bahan-bahan organic missal
Karbihidrat dan Protein. Radikal ini menyebabkan sel-sel tidak dapat regenerasi.
Lingkungan yang kurang kondusif akan meningkatkan stress individusehingga akan mempercepat penuaan pada seseorang
Faktor-faktor diatas akan saling berkait satu sama lain dan saling mempengaruhi dalam proses penuaan pada seseorang individu, Faktor Biologi akan saling berpengaruhterhadap faktor Lingkungan, Faktor Biologi akan saling berpengaruh dengan Faktor Psikologi, dan Faktor Psikologi akan berpengaruh dengan dan Faktor Lingkungan.
1.    Faktor biologi - psikologi
Berbagai stress psikologis yang dialami seseorang akan berpengaruh dengankondisi fisik seseorang. Dalam menghadapi stress tubuh berusaha melakukanadaptasi dengan mengeluarkan berbagai macam hormone, substansi kimia dan reaksikimia untuk menghadapi stressor. Berbagai kompensasi dan adaptasi tubuh secaraberkelanjutan akan mengakibatkan tubuh  Kelelahan´ sehingga akan mempercepatpenurunan fungsi tubuh individu
2.    Faktor biologi – faktor lingkungan
Berbagai macam kondisi lingkungan yang menjadi tempat hidup seseorangakan mempengaruhi proses penuaan seseorang. Kondisi lingkungan akanmenyebabkan tubuh berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan, semakin buruk kondisi lingkungan akan semakin keras pula tubuh berusaha beradaptasi denganlingkungan sekitar. Semakin besar tubuh beradaptasi akan mengakibatkan tubuhcepat mengalami kerusakan dan kemunduran fungsi.
3.    Faktor psikologi – faktor lingkungan
Kondisi lingkungan sebagai lingkungan tempat tinggal seseorang akanmempengaruhi tingkat stress individu. Misalnya seseorang yang hidup di kota besar yang sibuk, daya saing tinggi dan konsumtif biasanya akan memiliki tingkat stressyang tinggi. Tingkat stress psikologis yang tinggi ini akan berpengaruh terhadapkemampuan tubuh dalam beradaptasi dengan stressor sehingga proses kemunduranfungsi tubuh seseorang akan semakin cepat.Sangat terbalik dengan kondisi lingkungan yang tenang, kondusif, aman dannyaman pada lingkungan tempat tinggat seseorang. Lingkungan yang kondusif akanmenyebabkan tingkat stress rendah sehingga tubuh cenderung akan mengguunakanenerginya untuk mempertahankan fungsi optimalnya.

25 Apr 2012

Infeksi Nosokomial (Makalah)

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sekarang ini hampir pelayanan kesehatan di Indonesia melupakan tentang bahaya infeksi nosokomial yang merupakan infeksi yang terjadi di Rumah Sakit di Indonesia. Padahal infeksi ini sangat rawan terjadi terutama pada pasien yang dirawat di rumah sakit. Resiko infeksi nosokomial selain terjadi pada pasien yang dirawat di Rumah Sakit, dapat juga terjadi pada para petugas Rumah Sakit tersebut. Infeksi petugas sangat berpengaruh pada mutu pelayanan karena petugas menjadi sakit sehingga tidak dapat melayani pasien.
Pengetahuan tentang pencegahan infeksi sangat penting untuk petugas Rumah Sakit dan sarana kesehatan lainnya merupakan sarana umum yang rawan untuk terjadi infeksi. Cara penanggulangan dalam penularan infeksi di Rumah Sakit, dan upaya pencegahan infeksi adalah hal yang harus diperhatikan dalam mengatasi infeksi nosokomial. Namun selain itu, alat medis yang menjadi salah satu faktor penting yang sangat berpengaruh dalam penularan infeksi tersebut. Untuk itu dalam makalah ini akan dibahas pengaruh alat medis terhadap penyebaran infeksi nosokomial. Untuk seorang petugas kesehatan, kemampuan dalam penggunaan alat medis memiliki keterkaitan yang tinggi dengan pekerjaan, karena mencakup setiap aspek penanganan pasien, sehingga petugas harus sangat berhati-hati dalam penggunaannya.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian infeksi nosokomial?
2. Bagaimanakah rantai penyebarannya?
3. Apa saja alat yang menyebabkan infeksi nosokomial?
4. Infeksi atau penyakit apa saja yang dipengaruhi oleh alat medis?
5. Bagaimana cara penyebarannya?
6. Organisme apa saja yang berpengaruh?
7. Bagaimana cara pencegahannya?

C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui tentang infeksi nosokomial.
2. untuk mengetahui rantai penyebaran infeksi nosokomial.
3. Untuk mengetahui alat yang mempengaruhi penyebaran infeksi nosokomial.
4. Untuk mengetahui penyakit atau infeksi yang dipengaruhi alat medis serta organisme penyebabnya.
5. Untuk mengetahui cara penyebaran infeksi nosokomial.
6. Untuk mengetahui cara pencegahan penularan atau penyebaran infeksi nosokomial.

D. Manfaat Penulisan
Manfaat dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan penyebaran infeksi nisokomial kepada petugas rumah sakit, pasien, masyarakat tentang dampak penggunaan alat medis dan penyebaran infeksi nosokomial. Sebab, alat medis sangat berpengaruh terhadap penyebaran infeksi nosokomial.

E. Ruang Lingkup
Masalah-masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah berkaitan dengan pengertian infeksi nosokomial, cara penyebarannya, alat-alat yang berpengaruh terhadap penyebaran infeksi nosokomial, penyaki-penyakit atau infeksi yang dipengaruhi oleh alat medis, organisme penyebab, cara penyebarannya, serta upaya-upaya yang dilakukan dalam mencegah penyebaran infeksi nosokomial terutama yang dipengaruhi oleh alat medis.

F. Metode Penelitian
Penyusunan makalah ini disusun dengan menggunakan metode studi pustaka dan browsing di internet.

BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN
Infeksi adalah adanya suatu organisme pada jaringan atau cairan tubuh yang disertai suatu gejala klinis baik lokal maupun sistemik. Sedangkan infeksi nosokomial adalah Infeksi yang didapat atau timbul pada waktu pasien dirawat di Rumah Sakit. Infeksi nosokomial biasanya terjadi setelah pasien dirawat minimal 3 x 24 jam di rumah sakit.
Bisa saja ini merupakan persoalan serius yang dapat menjadi penyebab langsung atau tidak langsung terhadap kematian pasien. Mungkin saja di beberapa kejadian, Infeksi Nosokomial tidak menyebabkan kematian pasien.. Akan tetapi ia menjadi penyebab penting pasien dirawat lebih lama di Rumah Sakit.

B. RANTAI PENULARAN
Infeksi nosokomial mulai dengan penyebab (di bagian tengah gambar berikut), yang ada pada sumber. Kuman keluar dari sumber melalui tempat tertentu, kemudian dengan cara penularan tertentu misalnya melalui alat, lalu masuk ke tempat tertentu di pasien lain. Karena banyak pasien di rumah sakit rentan terhadap infeksi (terutama orang yang mempunyai sistem kekebalan yang lemah), mereka dapat tertular dan jatuh sakit ‘tambahan’. Selanjutnya, kuman penyakit ini keluar dari pasien tersebut dan meneruskan rantai penularan lagi.
C. ALAT SEBAGAI MEDIA TRANSMISI INFEKSI
Infeksi nosokomial sering disebabkan karena infeksi dari kateter urin, infeksi jarum infus,jarum suntik, infeksi saluran nafas, infeksi kulit, infeksi dari luka operasi dan septikemia. Selain itu pemakaian infus dan kateter urin yang lama tidak diganti-ganti, juga menjadi penyebab utamanya. Di ruang penyakit, diperkirakan 20-25% pasien memerlukan terapi infus.
Ada berbagai komplikasi kanulasi intravena yang berupa gangguan mekanis, fisis dan kimiawi. Komplikasi tersebut berupa:
l Ekstravasasi infiltrate : Cairan infus masuk ke jaringan sekitar insersi kanula
l Penyumbatan : Infus tidak berfungsi sebagaimana mestinya tanpa dapat dideteksi adanya gangguan lain
l Flebitis : Terdapat pembengkakan, kemerahan dan nyeri sepanjang vena
l Trombosis : Terdapat pembengkakan di sepanjang pembuluh vena yang menghambat aliran infus
l Kolonisasi kanul : Bila sudah dapat dibiakkan mikroorganisme dari bagian kanula yang ada dalam pembuluh darah
l Septikemia : Bila kuman menyebar hematogen dari kanul
l Supurasi : Bila telah terjadi bentukan pus di sekitar insersi kanul

Faktor-faktor yang berperan dalam meningkatkan komplikasi kanula intravena yaitu: jenis kateter, ukuran kateter, pemasangan melalui venaseksi, kateter yang terpasang lebih dari 72 jam, kateter yang dipasang pada tungkai bawah, tidak mengindahkan pronsip anti sepsis, cairan infus yang hipertonik dan darah transfusi karena merupakan media pertumbuhan mikroorganisme, peralatan tambahan pada tempat infus untuk pengaturan tetes obat, manipulasi terlalu sering pada kanula. Kolonisasi kuman pada ujung kateter merupakan awal infeksi tempat infus dan bakteremia.
Berikut ini adalah beberapa alat yang sering menjadi media transmisi dalam penyebaran infeksi nosokomial :
a. Kateter
Kateter adalah sebuah pipa yang kosong yang terbuat dari logam, gelas, karet, plastik, yang cara penggunaannya adalah dimasukkan kedalam rongga tubuh melalui saluran.
Kateter dibagi menjadi 2 yaitu kateter dan non kateter
- Kateter
Adalah kateter yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah vena.
Kegunaan : berlaku sebagai vena tambahan untuk pangobatan dalam jangka lama yang lebih dari 48 jam.
Kateter ini terbuat dari bahan TEFLON dan plastic PVC.

- Non kateter
• Nelaton Catheter
Kateter yang dimasukkan dalam uretra yang berfungsi supaya mempermudah kencing.
• Balloon Catheter
Disebut juga Folley Catheter
Kegunaan :
v Untuk pengambilan air kencing dalam system tertutup, bebas dari udara dan polusi disekitarnya. Biasanya dihubungkan dengan suatu urinovolumeter dan suatu urine bag untuk keperluan pemeriksaan klinis.
v Digunakan pada pasien di kamar operasi agar bila keluar air kencing tidak mengganggu suasana
v Digunakan dalam perawatan pasien yang tidak bias mengendalikan keinginan untuk tidak kencing (incontinentia urinae).
• Oxygen Catheter
Kateter yang digunakan untuk mengalirkan gas oxygen ke dalam lubang hidung.
• Stomach Tube
Disebut juga Maag Sonde.
Kegunaan :
v Unuk mengumpulkan getah lambungU
v Untuk membilas atau mencuci isi perut
v Untuk pemberian obat-obatan.
• Feeding Tube
Kegunaan :
Sebagai jalan memasukkan cairan makanan melalui tube yang dimasukkan dalam hidung atau mulut.
• Rectal Tube
Disebut juga Flatus Buis
Kegunaan :
v Untuk mengeluarkan gas-gas dari usus.
v Untuk membersihkan rectum.
Biasanya ujung yang satu dimasukkan ke dalam anus, dan satunyan dihubungkan dengan alat Glycerin – spuit.
• Suction Catheter
Disebut juga Mucus Extractor.
Kegunaan :
v Untuk menyedot lendir dari trachea bayi yang baru lahir.
v Untuk menyedot cairan amniotik.
• Kondom Catheter
Adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan penis dengan urine bag melalui ujung tube-nya, terutama pada pasien yang suka kencing dengan tidak sadar.

b. Jarum Suntik
Jarum suntik atau Injection Needles adalah alat yang digunakan untuk menyuntik, dan tentunya digabung dengan alat suntik (spuit).
Macam – macam jarum suntik:
- Jarum suntik yang umum
- Jarum suntik gigi
- Jarum suntik spinal
- Jarum suntik bersayap

c. Alat – alat untuk mengambil atau memberikan darah atau cairan.
- Soluset : alat untuk memberikan cairan infus.
- Blood donor set : alat untuk mengambil darah dari donor.
- Venoject : alat untuk mengambil darah untuk pemeriksaan.
- Preza Pak : alat untuk mengambil darah dari arteri.

D. PENYAKIT AKIBAT PENGARUH ALAT MEDIS
1. Infeksi saluran kemih
Infeksi ini merupakan kejadian tersering, infeksinya dihubungkan dengan penggunaan kateter urin. Walaupun tidak terlalu berbahaya, tetapi dapat menyebabkan terjadinya bakteremia dan mengakibatkan kematian. Infeksi yang terjadi lebih awal lebih disebabkan karena mikroorganisme endogen, sedangkan infeksi yang terjadi setelah beberapa waktu yang lama biasanya karena mikroorganisme eksogen.
- Organisme yang menginfeksi :
E.Coli, Klebsiella, Proteus, Pseudomonas, atau Enterococcus.
- Penyebaran :
Mikroorganisme yang terdapat pada permukaan ujung kateter yang masuk ke dalam uretra
- Penyebab :
kontaminasi tangan atau sarung tangan ketika pemasangan kateter, atau air yang digunakan untuk membesarkan balon kateter. Dapat juga karena sterilisasi yang gagal dan teknik septik dan aseptik.
- Pencegahan :
Alat yang digunakan harus di sterilkan terlebih dahulu. Dipastikan bahwa alat-alat tersebut steril dan tidak terkontaminasi oleh alat-alat yang tidak steril.

2. Pneumonia Nosokomial
Pneumonia nosokomial dapat muncul, terutama pasien yang menggunakan ventilator, tindakan trakeostomi, intubasi, pemasangan NGT, dan terapi inhalasi.
- Organisme penyebab infeksi :
berasal dari gram negatif seperti Klebsiella,dan Pseudomonas. Organisme ini sering berada di mulut, hidung, kerongkongan, dan perut. Dari kelompok virus dapat disebabkan olehcytomegalovirus, influenza virus, adeno virus, para influenza virus, enterovirus dan corona virus.
- Penyebaran :
Infeksi karena adanya aspirasi oleh organisme ke traktus respiratorius bagian bawah.
- Faktor resiko terjadinya infeksi ini adalah:
• Tipe dan jenis pernapasan
• Perokok berat
• Tidak sterilnya alat-alat bantu
• Obesitas
• Kualitas perawatan
• Penyakit jantung kronis
• Penyakit paru kronis
• Beratnya kondisi pasien dan kegagalan organ
• Tingkat penggunaan antibiotika
• Penggunaan ventilator dan intubasi
• Penurunan kesadaran pasien

Penyakit yang biasa ditemukan antara lain: respiratory syncytial virus dan influenza. Pada pasien dengan sistem imun yang rendah, pneumonia lebih disebabkan karena Legionella dan Aspergillus. Sedangkan dinegara dengan prevalensi penderita tuberkulosis yang tinggi, kebersihan udara harus sangat diperhatikan.

3. Bakteremi Nosokomial
Infeksi ini berisiko tinggi. Karena dapat menyebabkan kematian.
- Organisme penyebab infeksi :
Terutama disebabkan oleh bakteri yang resistan antibiotika seperti Staphylococcus dan Candida.
- Penyebaran :
Infeksi dapat muncul di tempat masuknya alat-alat seperti jarum suntik, kateter urin dan infus.
- Penyebab :
Panjangnya kateter, suhu tubuh saat melakukan prosedur invasif, dan perawatan dari pemasangan kateter atau infus.

4. Tuberkulosis
- Organisme penyebab infeksi :
Mycobacterium tuberculose
- Penyebab :
Adanya strain bakteri yang multi- drugs resisten.
- Pencegahan :
Identifikasi yang baik, isolasi, dan pengobatan serta tekanan negatif dalam ruangan.

5. Diarrhea dan gastroenteritis
- Organisme penyebab infeksi :
E.coli, Salmonella, Vibrio Cholerae dan Clostridium. Selain itu, dari gologan virus lebih banyak disebabkan oleh golongan enterovirus, adenovirus, rotavirus, dan hepatitis A.
Faktor resiko dari gastroenteritis nosokomial dapat dibagi menjadi faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik.
• Faktor intrinsik:
o abnormalitas dari pertahanan mukosa, seperti achlorhydria
o lemahnya motilitas intestinal, dan
o perubahan pada flora normal.
• Faktor ekstrinsik:
Pemasangan nasogastric tube dan mengkonsumsi obat-obatan saluran cerna.

6. Infeksi pembuluh darah
Penyebarannya melalui infus, kateter jantung dan suntikan.
Infeksi ini dibagi menjadi dua kategori utama:
§ Infeksi pembuluh darah primer, muncul tanpa adanya tanda infeksi sebelumnya, dan berbeda dengan organisme yang ditemukan dibagian tubuhnya yang lain
§ Infeksi sekunder, muncul sebagai akibat dari infeksi dari organisme yang sama dari sisi tubuh yang lain.
Macam penyakit :
a. Hepatitis B dan Hepatitis C
- Organisme penyebab infeksi :
Virus hepatitis B, virus hepatitis C
virus lain : Virus Mumps, Virus Rubella, Virus Cytomegalovirus, Virus Epstein-Barr, Virus Herpes
- Penyebaran :
v Transfusi darah atau produk darah dengan sumber darah yang belum di-skrining.
v Pemakaian berulang jarum, kanula atau alat medis lainnya yang tidak steril.
- Pencegahan :
v Kewajiban skrining darah/produk darah dan organ transplantasi
v Inaktivasi virus dalam produk turunan plasma
v Praktek kontrol infeksi pada institusi kesehatan termasuk sterilisasi alat medis/gigi (Kewaspadaan Universal atau Universal Precaution).
b. AIDS
- Organisme penyebab infeksi :
Human Immunodefisiensi Virus (HIV)
- Penyebaran :
Melalui pemakaian jarum suntik yang tidak steril atau pemakaian jarum suntik secara bergantian
- Pencegahan :
Gunakan jarum suntik sekali pakai, pastikan bahwa jarum suntik adalah steril

7. Dipteri, tetanus dan pertusis
- Organisme penyebab infeksi :
§ Corynebacterium diptheriae, gram negatif pleomorfik, memproduksi endotoksin yang menyebabkan timbulnya penyakit, penularan terutama melalui sistem pernafasan.
§ Bordetella Pertusis, yang menyebabkan batuk rejan. Siklus tiap 3-5 tahun dan infeksi muncul sebanyak 50 dalam 100% individu yang tidak imun.
§ Clostridium tetani, gram positif anaerobik yang menyebabkan trismus dan kejang otot.
Dari golongan virus yaitu herpes simplek, varicella zooster, dan rubella.
- Penyebaran :
Melalui infeksi kulit dan jaringan lunak. Luka terbuka seperti ulkus, bekas terbakar, dan luka bekas operasi memperbesar kemungkinan terinfeksi bakteri dan berakibat terjadinya infeksi sistemik.
Yang termasuk dalam infeksi sistemik :
• Infeksi pada tulang dan sendi
Osteomielitis, infeksi tulang atau sendi dan discus vertebralis
• Infeksi sistem Kardiovaskuler
Infeksi arteri atau vena, endokarditis, miokarditis, perikarditis dan mediastinitis
• Infeksi sistem saraf pusat
Meningitis atau ventrikulitis, absess spinal dan infeksi intra kranial
• Infeksi mata, telinga, hidung, dan mulut
Konjunctivitis, infeksi mata, otitis eksterna, otitis media, otitis interna, mastoiditis, sinusitis, dan infeksi saluran nafas atas.
• Infeksi pada saluran pencernaan
Gastroenteritis, hepatitis, necrotizing enterocolitis, infeksi intra abdominal
• Infeksi sistem pernafasan bawah
Bronkhitis, trakeobronkhitis, trakeitis, dan infeksi lainnya
• Infeksi pada sistem reproduksi
Endometriosis dan luka bekas episiotomi

E. PENCEGAHAN SECARA UMUM
1. Memakai sarung tangan ketika akan mengambil atau menyentuh darah, cairan tubuh, atau keringat, tinja, urin, membran mukosa dan bahan yang kita anggap telah terkontaminasi, dan segera mencuci tangan setelah melepas sarung tangan.
2. Penggunaan alat-alat medis dengan tindakan septik dan aseptik, sterilisasi dan disinfektan.
Disinfeksi yang dipakai adalah:
• Mempunyai kriteria membunuh kuman
• Mempunyai efek sebagai detergen
• Mempunyai efek terhadap banyak bakteri, dapat melarutkan minyak dan protein.
• Tidak sulit digunakan
• Tidak mudah menguap
• Bukan bahan yang mengandung zat yang berbahaya baik untuk petugas maupun pasien
• Efektif
• tidak berbau, atau tidak berbau tak enak
3. Untuk mencegah penyebaran penyakit melalui jarum suntik maka diperlukan:
• Pengurangan penyuntikan yang kurang diperlukan
• Pergunakan jarum steril
• Penggunaan alat suntik yang disposabel.

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
l Infeksi nosokomial adalah infeksi yang timbul ketika di rumah sakit. Infeksi ini dapat menular melalui alat medis dan menyerang pasien maupun tenaga medis.
l Ada 6 komponen dalam penyebaran infeksi nosokomial, yaitu penyebab infeksi, sumber, tempat keluar, cara penularan, tempat masuk, dan penjamu rentan.
l Alat-alat medis yang biasanya menjadi media transmisi adalah kateter, jarum suntik, dan alat – alat untuk mengambil atau memberikan darah atau cairan.
l Penyakit-penyakit yang ditimbulkan karena penggunaan alat medis adalah infeksi saluran kemih, pneumonia nosokomial, bakteremi nosokomial, tuberkulosis, diarrhea dan gastroenteritis, infeksi pembuluh darah, dipteri, tetanus dan pertusis.
l Cara mencegah penularan infeksi nosokomial melalui alat, yaitu dengan cara mensterilkan alat-alat secara baik dan benar.

B. SARAN
l Sterilkan alat dengan benar sesuai dengan prosedur.
l Jagalah alat dari kontaminasi lingkungan sekitar.
l Tangani dengan benar limbah rumah sakit.

17 Mar 2012

Atasi Nyeri Haid dengan Makanan Ini

Normalnya, wanita akan kedatangan tamu sebulan sekali yang biasa disebut dengan menstruasi atau haid. Tak jarang haid sering diiringi rasa nyeri yang amat menyiksa dan mengganggu.

Sebagian besar wanita mengurangi rasa nyeri tersebut dengan mengonsumsi obat-obatan atau jamu. Jangan khawatir, ada cara alami untuk mengurangi rasa nyeri haid.

Karbohidrat kompleks

Sebelum dan selama menstruasi, muncul keinginan yang besar untuk mengonsumsi gula dan karbohidrat sederhana. Anda sebaiknya jeli dengan tipe karbohidrat yang dikonsumsi.

"Yang terbaik adalah dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks untuk menjaga energi agar tetap stabil. Ada beberapa makanan yang bisa dipilih, seperti oatmeal, kentang manis atau whole wheat pasta dan beras merah bisa diandalkan," ungkap Marissa Lippert, seorang ahli gizi.

Makanan tersebut tak hanya mengandung serat, namun juga menjadi sumber magnesium yang sangat dibutuhkan tubuh saat siklus menstruasi.

Kacang atau Biji-bijian

Pilih kacang-kacangan sebagai cemilan di kala haid. Makanan ini mengandung vitamin B6 yang bermanfaat untuk mengurangi gejala PMS. Kacang tak hanya baik untuk sistem pencernaan namun juga membantu menstabilkan kondisi emosi, karena biji-bijian kaya akan karbohidrat kompleks yang mampu meningkatkan serotin, zat kimia yang menimbulkan rasa senang dan relaksasi.

Susu atau yoghurt

Keduanya merupakan sumber kalsium. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi 1.200 mg kalsium per hari mengalami penurunan nyeri haid hingga 30 persen. "Jika ada satu nutrisi yang dibutuhkan wanita untuk mengalahkan rasa nyeri haid adalah kalsium," papar Karen Ansel, juru bicara Asosiasi Diet Amerika.


Sumber : http://id.she.yahoo.com/atasi-nyeri-haid-dengan-makanan-ini-080000531.html

16 Mar 2012

Mengurangi Konsumsi Nasi Putih itu Sehat

   Mulai untuk berpuasa makan nasi sepertinya baik untuk dicoba. Penelitian terbaru menunjukkan ada kemungkinan untuk mengembangkan risiko diabetes tipe 2 melalui makan nasi.

   Penelitian dilakukan dengan melihat kembali empat penelitian sebelumnya yang melibatkan sekitar 350.000 orang. Hasilnya, semakin banyak makan nasi putih, maka semakin tinggi kesempatan seseorang untuk mengembangkan kondisi tersebut.

   Temuan yang dimuat dalam British Medical Journal menganalisis seluruh partisipan melalui satu porsi nasi 18 gram dan faktor lain, seperti berat badan, tingkat olahraga dan diet. Selama masa penelitian (4-22 tahun), sekitar 13.200 orang mengembangkan diabetes.

   Orang Asia dianggap berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal ini disebabkan orang Asia cenderung memiliki asupan jauh lebih tinggi untuk mengonsumsi nasi dibandingkan orang Barat, rata-rata tiga hingga empat porsi dalam sehari.

   Para peneliti menjelaskan bahwa terdapat efek negatif terhadap kadar gula darah karena nasi putih mengandung indeks glikemik yang tinggi dibanding nasi merah. Selain itu, nasi putih juga memiliki nutrisi yang lebih sedikit, termasuk serat dan magnesium, yang dapat mencegah diabetes tipe 2.

   Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat glukosa dilepaskan kedalam aliran darah setelah makan. Makanan yang mengandung indeks glikemik rendah, seperti beras merah, membuat orang merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula lebih stabil.

Sumber : http://id.she.yahoo.com/mengurangi-konsumsi-nasi-putih-itu-sehat-053000491.html

23 Feb 2012

Cara Mudah Kurangi Asupan Garam

KEBUTUHAN orang dewasa akan garam secara maksimal hanya 2.300 miligram atau satu sendok teh secara keseluruhan per hari. Sedangkan untuk usia 51 tahun ke atas atau memiliki penyakit seperti tekanan darah tinggi, ginjal, atau diabetes, maka dibatasi 1.500 miligram per hari.

Sodium  atau elemen natrium merupakan komponen utama yang harus dihindari dari garam. Karena dalam waktu panjang akan menyebabkan risiko seperti tekanan darah tinggi, gagal jantung, gagal ginjal kronis, dan diabetes.

Berikut tips utntuk mengurangi asupan garam, seperti yang dikutip dari situs Health.

1. Lebih banyak konsumsi makanan rumahan. Makanan yang dimasak dari awal secara alamiah lebih rendah garam.

2. Ganti makanan Anda ke jenis yang rendah garam. Pilihlah jenis makanan dengan label kandungan garam sebanyak 140 mg per saji.

3. Berkreasilah dengan membumbui makanan Anda dengan menggunakan rempah-rempah, herbal, lemon, bawang putih, jahe, cuka dan merica. Kurangi konsumsi saus instan, buatlah sendiri saus kreasi yang lebih menyehatkan.

4. Batasi konsumsi soft drink atau soda.

5. Hindari makanan kalengan atau makanan siap saji yang sudah diproses. Kebanyakan makanan jenis ini pasti terasa lebih asin karena kandungan garamnya lebih banyak. Hal ini dikarenakan garam juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur.(*/OL-06)

from : http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/02/23/82867/Cara-Mudah-Kurangi-Asupan-Garam/11

27 Jul 2011

JANGAN TIDUR TERLALU MALAM

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati(GOT, GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!

Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK.




Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecua li mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan.
Tetapi ironisnya, ternyata..
Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat,inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.
Saat ini ada seorang pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan
adanya kanker hati yang sangat besar, hampir 80% dari livernya (hati)sudah termakan habis. Pasien sangat terperanjat, Bagaimana mungkin?
Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal.
Bagaimana mungkin hanya dalam waktu satu tahun yang relatif singkat bisa tumbuh kanker hati yang demikian besar?
Ternyata check-up yang dilakukannya hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan normal. Pemeriksaan fungsi hati ada lah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat.
Tetapi item ini pula yang paling disalahpahami oleh masyarakat kita(Taiwan).
Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati.
Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal. Dokter Hsu mengatakan, GOT dan GPT adalah enzim yang paling banyak ditemui di
dalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu dan sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka GOT dan GPT akan lari keluar. Hal ini menyebabkan kandungan GOT dan GPT di dalam darah meningkat. Tetapi
tidak adanya peningkatan angka GOT dan GPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan pada hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati, meski kondisi radang hati mereka telah berhenti,
tetapi dalam hati (liver) mereka telah t erbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.!
Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka GOT dan GPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan yang tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih.
Penyebab utama kerusakan hati adalah :
1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling
utama.
2. Tidak buang air di pagi hari.
3. Pola makan yang terlalu berlebihan.
4. Tidak makan pagi.
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zattambahan, zat pewarna,pemanis buatan.
7. Miny ak goreng yang tidak sehat. ! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil.
Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat,kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati.Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.
Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan.
Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari.
Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.
Sebab:
*. Malam hari pk 9 - 11 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening).Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
*. Malam hari pk 11 - dini hari pk 1 : saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
*. Dini hari pk 1 - 3 : proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
*. Dini hari pk 3 - 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan,maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.
*. Pagi pk 5 - 7 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.
*. Pagi pk 7 - 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil,harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya akan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9- 10 daripada tidak makan sama sekali.
Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, tidurlah yang nyenyak dan janganbegadang.
Dialihbahasakan secara bebas dari artikel berbahasa Mandarin oleh :Siwu(9Juni 2004), dan di ambil dari kesetrum.com.

MENGUSIR SAKIT KEPALA TANPA OBAT

Sakit kepala termasuk penyakit ringan, namun pengaruhnya besar terhadap aktivitas sehari-hari. Dengan menelan obat penghilang rasa nyeri, biasanya sakit kepala bisa hilang. Namun, tanpa minum obat pun bisa lenyap atau setidaknya berkurang, termasuk pijat yang bisa dilakukan dengan bantuan orang lain

Hampir setiap orang pernah merasakan nyerinya sakit kepala. Data menunjukkan, 90% populasi manusia pernah mengalami penyakit yang menimbulkan rasa nyut-nyut atau cekot-cekot ini sekali atau dua kali dalam setahun. Sakit kepala juga menjadi alasan terbanyak kedua orang mendatangi dokter.

Penyebab dan macam sakit kepala cukup banyak. Karenanya, mengetahui dengan pasti penyebab dan jenisnya merupakan langkah awal penyembuhannya. Di bawah ini dijabarkan beberapa jenis yang sering diderita:

a.Sakit kepala karena tegang.
Gejalanya diawali dengan ketegangan di otot leher, bahu, dan tengkorak akibat tekanan emosional. Sakitnya selalu berawal dari kepala belakang, merambat ke depan, lalu ke kedua sisi kepala. 
b.Sakit kepala migren. Umumnya, sakit kepala yang dirasakan penderitanya lebih berat ketimbang sakit kepala akibat ketegangan. Migren selalu dirasakan pada satu sisi kepala saja dan sering juga di belakang salah satu mata. Maka muncul istilah "sakit kepala sebelah". Penderita wanita kira-kira tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan pria. Penyebabnya terutama karena perubahan hormonal. Sakit kepala jenis ini dapat membuat seseorang terjaga dari tidur lelap. 



c.. Sakit kepala dengan beragam gejala.
Yang ini terutama menyerang pria. Gejalanya, nyeri luar biasa, umumnya terfokus di sekitar rongga mata dengan mata berair dan hidung meler. 
d.. Sakit kepala pascatrauma.
Ini sering muncul sebagai dampak dari suatu kecelakaan meski barangkali hanya terjadi sedikit cedera di kepala. Rasa sakitnya kadang-kadang baru muncul setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah cedera. Lalu dapat berlangsung sampai setahun setelah trauma. 
e.. Sakit kepala alergi.
 Yang satu ini sering ditemani gejala hidung meler, mata berair, dan kerongkongan sakit. Kemunculannya dapat ditimbulkan oleh makanan tertentu atau segala sesuatu yang bisa menimbulkan alergi. 
f.. Sakit kepala sinus.
 Jenis yang ini mudah diketahui lewat gejalanya. Lubang hidung tertutup satu atau keduanya dan nyeri meluas ke atas pipi dan dahi. Bagian-bagian tersebut terasa sangat peka, sehingga disentuh saja kontan terasa nyeri. 
Di samping sakit kepala yang penyebabnya spesifik itu, ada pula sakit kepala yang timbul semata-mata merupakan gejala sekunder dari ketidakberesan dalam tubuh yang memerlukan penanganan medis. Dengan penanganan tepat terhadap ketidakberesan itu, sakit kepala juga akan ikut teratasi.

Beberapa petunjuk di bawah ini bisa dijadikan acuan untuk memecahkan masalah sakit kepala: 

1. Jika sakit kepala dirasakan lebih parah di pagi hari ketimbang sepanjang siang, pertanda adanya tekanan darah tinggi. 

2. Bila sakit kepala dibarengi rasa nyeri di mata, telinga atau gigi, menunjukkan terjadinya infeksi. 

3. Seandainya sakit kepala selalu terjadi setelah melakukan tugas yang mengandalkan indera penglihatan seperti membaca atau menjahit, pertanda ada ketidakberesan pada mata. Karenanya, perlu pemeriksaan mata pada dokter mata atau ahli kacamata. Mungkin saja kacamata atau lensa kontak sudah diperlukan. 

4. Tumor, stroke, atau mungkin sulit tidur dapat menjadi penyebab sakit kepala dadakan yang amat nyeri. Akibatnya, tubuh terasa lemah dan dibarengi dengan penglihatan yang kabur. Sakit kepala ini berawal sebagai nyeri kecil dan semakin parah di pagi hari. Diperlukan penelusuran sesegera mungkin untuk mengetahui penyebabnya. 

5. Jika sakit kepala dibarengi demam dan leher pegal, kemungkinan Anda terserang meningitis. Penanganan medis segera sangat diperlukan. 

6. Bila sakit kepala muncul tiba-tiba dan sangat nyeri, pertanda adanya pembuluh darah arteri di otak yang pecah. Ini dapat mengancam jiwa. Penanganan medis mesti segera dilakukan.

Dari rileks hingga pijat

Apa pun jenis sakit kepala yang Anda derita pasti bisa diatasi dengan beberapa langkah tepat tanpa obat. Kalaupun tidak bisa hilang sama sekali, setidaknya nyeri yang ditimbulkan sakit kepala bisa dikurangi. Cara-cara di bawah ini bisa Anda pilih.

a.. Rileks.
 Karena terbukti bahwa banyak sakit kepala timbul lantaran ketegangan yang berkaitan dengan tekanan kehidupan sehari-hari, beberapa dokter menyarankan penderita untuk berbaring selama 20 menit untuk mengatasinya. Cara ini mungkin sama ampuhnya dengan menenggak pil penghilang rasa nyeri. Dokter juga merekomendasikan penggunaan teknik relaksasi formal dan informal. Di antara sekian banyak teknik relaksasi formal, meditasi dan yoga mungkin bisa menjadi pilihan terbaik. Namun, hasil yang hampir sama baiknya mungkin bisa diperoleh melalui metode informal seperti latihan olahraga, membaca di waktu luang, melakukan kegiatan hobi yang menyenangkan, atau menikmati minuman tak beralkohol. 

b.. Ubahlah kebiasaan makan
 Faktor nutrisi dipercaya ikut andil cukup besar terhadap terjadinya migren. The Harvard Medical School Health baru-baru ini mempublikasikan daftar "makanan penyebab migren" yang mesti dihindarkan jika muncul gangguan migren. Deretan makanan "jahat" itu adalah anggur merah, alkohol (penyebab migren paling umum), coklat, keju yang mengandung tyramine, sosis hasil prosesan seperti hot dog (bahan makanan ini mengandung nitrit), dan makanan-makanan yang ditaburi MSG (monosodium glutamat alias vetsin). 
Harry C Ehrmantraut, Ph.D., dan penulis Headaches: The Drugless Way to Lasting Relief percaya bahwa pola makan pagi, siang, dan malam yang sehat sangat membantu mengatasi masalah sakit kepala. Dia menulis "Asupan makanan yang terdistribusi secara merata sepanjang hari adalah yang terbaik." Artinya, sarapan, makan siang, dan makan malam dibuat seimbang porsinya. Jangan pagi tak makan, siang makan berat, malam paling berat.

a.. Pelihara konsistensi gaya hidup.
 Jika menderita "sakit kepala akhir pekan", Anda mungkin perlu mengevaluasi ulang gaya hidup Anda. Kebanyakan ahli percaya, penyebab nyeri ini akibat perubahan terlalu radikal dari gaya hidup. Keluar terlalu lama di malam Minggu dan kemudian bangun siang sekali di hari Minggu merupakan biang keladinya. Untuk menghindarkan diri dari masalah ini, cobalah menyamakan irama kehidupan Anda antara hari-hari kerja dengan hari libur. Jangan terlalu drastis perbedaannya. 
James W. Lance, MD, ahli saraf dan penulis Headache: Understanding Alleviation, menyampaikan saran ini, "Pada akhir pekan, perubahan radikal ritme tubuh dari tegang terus menerus ke betul-betul rileks merupakan penyebab pasti sakit kepala akhir pekan. Orang yang cenderung migren janganlah "melembur tidur" (bangun jauh lebih siang daripada biasanya). 

a.. Batasi kafein. Apakah Anda terbiasa mengkonsumsi minuman berkafein? Jika begitu, Anda mungkin mengalami sakit kepala akibat kafein. Senyawa ini bersifat adiktif; makin banyak tubuh menerima makin banyak ia diperlukan. Sakit kepala sebagai dampak kafein paling sering terjadi setelah bangun pagi. 
"Peminum kopi berat (lebih dari enam cangkir sehari) harus mengatur fisiologi mereka terhadap tekanan berkelanjutan pada adrenal, hati, dan organ lain, karena penghentian mendadak asupan kopi dapat memicu terjadinya sakit kepala," ucap Ehrmantraut. "Obat untuk yang ini adalah jelas ... kurangi kafein secara berangsur-angsur." Coba ganti kafein dengan kopi yang telah dihilangkan kafeinnya, teh herbal, atau soda tanpa kafein.

a.. Bekerja dalam tingkat emosi yang sehat. Orang yang mengalami depresi, cemas, dan frustrasi lebih banyak yang gampang terserang sakit kepala ketimbang yang merasa senang, suka cita, dan secara umum menyukai kehidupannya. Daftar pertanyaan dasar di bawah ini, yang dikembangkan oleh seorang dokter terkemuka, diperlukan untuk menilai apakah sakit kepala yang Anda derita karena faktor emosi. Ajukan pada diri Anda sendiri pertanyaan berikut: 
a.. Apakah saya bahagia? 
b.. Apakah saya menyukai diri saya sendiri? 
c.. Apakah saya baik hati dan pemaaf? 
d.. Apakah saya dapat diandalkan? 
e.. Apakah saya selalu melihat yang terbaik dalam setiap keadaan?
Jika kebanyakan atau semua jawabannya tidak, ada kemungkinan faktor emosional ikut andil pada sakit kepala Anda. Karena itu cobalah berupaya menjadi individu yang lebih positif dan puas.

Cara lain untuk membantu Anda adalah mendatangi psikolog. Terapi jangka pendek pun dapat membebaskan Anda dari perasaan negatif yang menyebabkan sakit kepala.

a.. Olahraga.
 Cara ini termasuk moderat, tapi olahraga rutin (15 menit per hari, 4 hari per minggu) mampu membebaskan sakit kepala untuk banyak orang. Jalan, joging, dan olahraga aerobik lain menambah aliran oksigen ke otak dan kemudian menyembuhkan sakit kepala paling bandel sekalipun. 
Cara meringankan sakit kepala lainnya, bisa dengan pemijatan kepala pada titik-titik tertentu. Mintalah bantuan untuk memijat sehingga Anda dapat rileks. Caranya hanya dengan mengikuti nomor-nomor seperti ditunjukkan pada gambar. Pemijatan dilakukan dengan menggunakan sentuhan ringan dan gerakan melingkar kecil yang memerlukan waktu sekitar 5 - 7 detik pada setiap titiknya.

a.. Pijat dengan ringan, menggunakan ujung-ujung jari, pada titik 1 di pusaran rambut di atas kening. 
b.. Lanjutkan mundur di sepanjang garis tengah kepala pada titik 2, 3, dan 4. 
c.. Pijat titik 5, yang terletak di batas rambut kiri kanan titik 1. 
d.. Pijat titik 6 dan 7 sejajar dengan garis titik 2, 3, dan 4. 
e.. Sekarang pemijatan dalam gerakan melingkar kecil menggunakan telapak tangan, bergerak kembali ke batas rambut depan, pada kedua titik 5 (kiri dan kanan), lalu pijat titik 8, 9, dan 10. 
f.. Dengan kedua ibu jari, pijat titik-titik 7, 10, dan 11 pada bagian bawah tengkorak. 
g.. Menggunakan jari telunjuk dan gerakan melingkar kecil, pijat titik 12 dan 13 pada leher. 
h.. Sekarang dengan perlahan tengadahkan wajah dan tekan setiap titik dengan jemari Anda atau ibu jari dari titik 1 sampai 13. 
i.. Sebagai penutup, supaya mantap, pijat titik 14 dan 15 pada punggung.(Victor M. Parachin/Gd

22 Apr 2011

SELF MEDICATION/PENGOBATAN SENDIRI

Hal-hal yang harus diketahui sebelum melakukan pengobatan sendiri
  • Apakah masalah kesehatan anda memerlukan pemeriksaan dokter
  • Apakah anda memerlukan Obat
  • Konsultasikan dgn Apoteker tentang obat yg dpt diperoleh tanpa resep dokter, untuk mengatasi masalah kesehatan anda
Aturan pemakaiannya, perlu diperhatikan
  • Bagaimana cara memakainya
  • Berapa jumlah yang digunakan sekali pakai
  • Berapa kali sehari
  • Berapa lama pemakaiannya
  • Waktu pemakaian
Hal-hal lain yang harus diperhatikan
  • Pada keadaan bagaimana obat tdk blh digunakan
  • Makanan, minuman, atau obat lain apa yg harus dihindari
Hal-hal yg hrs diberitahukan saat Konsultasi dengan Apoteker
  • Jika anda pernah mengalami reaksi Alergi
  • Jika anda sedang melakukan diet khusus, mis diet rendah gula, diet rendah garam
  • Nama dan jumlah setiap obat yg sedang dipakai
  • Jika anda sedang hamil atau menyusui
Bacalah dengan cermat sebelum anda melakukan pengobatan sendiri
  • Komposisi ( zat berkhasiat )
  • Indikasi ( penggunaan )
  • Dosis ( takaran , aturan pakai )
  • Peringatan-peringatan ( kocok dahulu )
  • Efek samping
  • Kontraindikasi ( larangan pemakaian )
  • Interaksi obat
  • Cara penyimpanan
Cara penyimpanan Obat
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Simpan obat dalam kemasan aslinya dan dalam wadah tertutup rapat, jangan pernah mengganti kemasan ke botol lain
  • Simpan obat di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung ( di kulkas bila ada petunjuk khusus )
  • Jangan mencampur tablet dan kapsul dalam satu wadah
  • Jangan menyimpan kapsul atau tablet di tempat panas dan atau lembab, karena dapat menyebabkan kerusakan obat
Cara penyimpanan Obat
  • Obat dalam bentuk cair jangan disimpan dalam lemari pendingin kecuali disebutkan pada etiket atau kemasan obat
  • Hindarkan agar obat dalam bentuk cair menjadi beku
  • Jangan tinggalkan obat di dalam mobil dalam jangka waktu lama karena perubahan suhu dapat merusak obat tersebut
  • Obat untuk diminum dan obat luar harus disimpan terpisah
  • Obat tidak boleh digunakan lagi ( karena waktu obat dapat berobah kestabilannya )
  • Telah lewat tanggal kadaluwarsanya
  • Label pada kemasan / pada obat tdk terbaca lagi
  • Warna dan penampakannya sudah berubah
  • Cairan yang jernih sudah menjadi keruh
OBAT
PENGERTIAN

Obat adalah sediaan atau paduan bahan-bahan yang siap digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki sistem Fisiologi atau keadaan Patologi dalam rangka penetapan diagnosa :
  • Pencegahan,
  • Penyembuhan,
  • Pemulihan,
  • Peningkatan kesehatan dan
  • Kontrasepsi.
INFORMASI UMUM
  • adalah bahan yang hanya dengan takaran tertentu dan dengan penggunaan yang tepat dapat dimanfaatkan untuk mendiagnosa, mencegah penyakit, menyembuhkan atau memelihara kesehatan
  • Sebelum menggunakan obat, harus diketahui sifat dan cara pemakaian obat agar penggunaannya tepat dan aman.
OBAT TANPA RESEP DOKTER
  • Obat Bebas
Pada wadah obat terdapat tanda khusus obat bebas, berupa lingkaran hijau dengan garis tepi berwarna hitam
  • Obat Bebas Terbatas
Pada wadah obat terdapat tanda khusus obat bebas terbatas, berupa lingkaran biru dengan garis tepi berwarna hitan. Terdapat pula tanda peringatan untuk aturan pakai obat.
OBAT DENGAN RESEP DOKTER
  • Obat Keras
Pada wadah obat terdapat tanda khusus obat keras, berupa lingkaran bulat merah dengan garis tepi berwarna hitan, dengan huruf K di tengah yang menyentuh garis tepi.
CARA PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR
  • Minumlah obat sesuai anjuran
  • Penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas tidak dimaksudkan untuk penggunaan secara terus menerus
  • Jika obat yang digunakan tidak memberikan manfaat atau menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan hubungi segera tenaga kesehatan setempat
CARA PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR
  • Etiket pada wadah obat jangan dibuang, karena pada etiket tersebut tertera cara penggunaan dan informasi penggunaan obat yang penting
  • Untuk menghindari kesalahan, jangan meminum obat di tempat yang gelap. Bacalah cara pemakaian sebelum meminum obat juga tanggal kadaluwarsanya.
CARA PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR
Penggunaan obat tanpa petunjuk langsung dari dokter hanya boleh untuk penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas serta untuk keadaan atau masalah kesehatan yang ringan. Jika menggunakan obat bebas atau obat bebas terbatas
ikutilah aturan yang tercantum pada kemasan kecuali disarankan lain oleh tenaga kesehatan.
HARAPAN
  • Masyarkat dapat menggunakan produk obat secara aman dan rasional
  • Masyarakat terhindar dari penggunaan obat yang salah akibat pengaruh iklan dan karena ketidak tahuan ( kurangnya informasi )